Profil dan Perjalanan Karir 3 Bek Tangguh Peraih Gelar Ballon d’Or

Bola sepak telah menjadi salah satu permainan yang paling mendebarkan dan dinamis di dunia. Di dalamnya, bek tangguh atau stalwart defenders memiliki peran yang tak terbantahkan dalam menjaga ketertiban dan memastikan kemenangan bagi timnya. Tidak hanya melindungi gawang, mereka juga memiliki keunggulan dalam membangun serangan dan menciptakan momen-momen krusial dalam pertandingan. Di antara para bek tangguh ini, ada tiga nama yang telah menorehkan sejarah dengan perjalanan karir yang cemerlang, yang memuncak dengan penghargaan bergengsi, Ballon d’Or. Mari kita telusuri profil dan perjalanan karir mereka yang gemilang yang sudah dirangkum oleh INTERBOLABET

Bek Tangguh

1. Franz Beckenbauer: Sang Kapten Jerman

Franz Beckenbauer, yang juga dikenal sebagai “Der Kaiser”, adalah salah satu bek tangguh terbaik sepanjang masa. Lahir pada 11 September 1945 di Munich, Jerman, Beckenbauer memulai karir sepak bolanya bersama klub lokalnya, Bayern Munich. Karirnya terus menanjak, dan ia menjadi salah satu pemain paling dihormati dalam sejarah sepak bola.

Awal Karir dan Kebangkitan Internasional

Beckenbauer menonjol sebagai bek tengah yang sangat disiplin dan cerdas. Kelebihannya dalam membaca permainan membuatnya sulit ditembus oleh penyerang lawan. Dia memimpin Jerman Barat meraih gelar Piala Dunia FIFA pertamanya pada tahun 1974, dan kemudian menjadi juara lagi pada tahun 1990 sebagai manajer tim.

Pencapaian Ballon d’Or

Puncak karir Beckenbauer adalah ketika dia meraih Ballon d’Or pada tahun 1972 dan 1976. Penghargaan ini mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pemain terbaik di dunia, dengan kemampuannya yang luar biasa dalam membela dan memimpin tim.

2. Fabio Cannavaro: Ketangguhan Italia

Fabio Cannavaro adalah bek tangguh asal Italia yang dikenal karena keberaniannya di lapangan dan kepemimpinannya yang luar biasa. Lahir pada 13 September 1973 di Napoli, Cannavaro tumbuh menjadi salah satu bek terbaik dalam sejarah sepak bola Italia.

Memulai Karir dan Sukses Bersama Gli Azzurri

Cannavaro memulai karir profesionalnya dengan Napoli sebelum pindah ke klub-klub besar seperti Parma dan Inter Milan. Namun, dia benar-benar bersinar saat membela warna Italia. Dia memimpin timnas Italia meraih gelar Piala Dunia FIFA pada tahun 2006, di mana performa defensifnya yang gemilang menjadi kunci keberhasilan tim.

Penghargaan Ballon d’Or

Prestasi luar biasa Cannavaro tercatat pada tahun 2006 ketika ia memenangkan Ballon d’Or. Penghargaan ini diakui secara luas sebagai pengakuan atas ketangguhannya sebagai bek tangguh yang tak tertandingi di tingkat global.

3. Matthias Sammer: Peran Baru Pembawa Gelar

Pemain asal Jerman itu memainkan sebagian besar kariernya. Namun, pelatih Borussia Dortmund kala itu Ottmar Hitzfeld membuat keputusan mengejutkan pada musim 93/94 dengan meminta Sammer bermain sebagai bek. Sammer ternyata mampu meraih kesuksesan dengan peran barunya tersebut.

Membangun Karir di Bundesliga

Dortmund memenangkan dua gelar Bundesliga berturut-turut di musim 94/95 dan 95/96. Saat musim panas 1996, Sammer berperan libero untuk Jerman di Euro 1996. Dia mencetak 2 gol di turnamen dan berhasil terpilih sebagai Pemain Terbaik karena berhasil membawa Jerman menjadi juara.

Penghargaan Ballon d’Or

Penampilannya yang gemilang berhasil mencuri perhatian penggemar sepak bola di seluruh dunia dan pada 24 Desember 1996, ia berhasil meraih penghargaan Ballon d’Or 1996. Sammer kembali tampil bagus bersama Dortmund dan tim Bundesliga itu berhasil memenangkan Liga Champions 1997. Namun, dia dihantam cedera pada musim berikutnya dan akhirnya pensiun pada tahun 1998.


Dari Franz Beckenbauer hingga Matthias Sammer dan Fabio Cannavaro, ketiga bek tangguh ini telah membuktikan kehebatan mereka dalam dunia sepak bola. Melalui kerja keras, ketangguhan, dan kepemimpinan yang luar biasa, mereka tidak hanya menjadi pilar dalam pertahanan tim mereka, tetapi juga memenangkan penghargaan paling prestisius, Ballon d’Or.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *