Mantan bintang lini tengah Barcelona, Ivan Rakitic, mengumumkan dirinya pensiun dari dunia sepak bola profesional pada Senin (07/07/2025) malam waktu Indonesia. Keputusan ini menandai akhir dari perjalanan panjang karier Rakitic yang berlangsung lebih dari dua dekade.
Sepanjang kariernya, Rakitic sudah mencicipi atmosfer kompetisi di sejumlah liga top Eropa dan Timur Tengah. Ia pernah tampil di Liga Kroasia, Liga Spanyol, Liga Jerman, Liga Swiss, hingga Liga Arab Saudi.
Beberapa klub papan atas sempat ia bela, mulai dari FC Basel, Schalke 04, hingga Sevilla. Namun nama Rakitic benar-benar meroket ketika ia mengenakan jersey Barcelona dan meraih banyak trofi.
Karier sepak bolanya ditutup di klub asal Kroasia, Hajduk Split. Rakitic memutuskan pensiun dari dunia sepak bola profesional di usia 37 tahun.

Legenda Kroasia yang Tak Pernah Setengah Hati
Ivan Rakitic bukan sekadar pemain tengah. Ia adalah jantung, pemikir, dan kadang kala juga penentu jalannya pertandingan. Lahir di Möhlin, Swiss, dari orang tua berdarah Kroasia, Rakitic memilih membela negara asal keluarganya dan menjadi salah satu pilar penting kesuksesan Timnas Kroasia selama lebih dari satu dekade.
Perjalanan Awal yang Tidak Mudah
Siapa sangka anak muda kurus yang memulai kariernya di FC Basel itu akan menjadi ikon sepak bola Eropa? Ivan Rakitic memulai debut profesionalnya di Swiss sebelum akhirnya direkrut oleh Schalke 04 di Bundesliga Jerman. Di sinilah playmaker cerdas itu mulai menunjukkan bakat luar biasanya.
Hijrah ke Spanyol: Awal Dominasi
Tahun 2011 menjadi titik balik. Sevilla FC mengambil keputusan berani untuk merekrutnya. Ternyata, ini adalah langkah emas. Rakitic menjadi maestro lini tengah dan bahkan mengangkat trofi Liga Europa bersama Sevilla sebagai kapten. Dunia mulai mengenalnya sebagai gelandang kreatif yang tak kenal lelah.
Era Keemasan Bersama FC Barcelona
Langsung Klop dengan Messi dan Kawan-Kawan
Pada 2014, Ivan Rakitic resmi bergabung dengan FC Barcelona. Di sinilah ia mencapai puncak kariernya. Bermain di bawah bayang-bayang Xavi dan Iniesta tidak membuatnya ciut. Justru, ia membentuk trio lini tengah yang luar biasa bersama Busquets dan Iniesta setelah kepergian Xavi.
Gol Penting di Final Liga Champions 2015
Salah satu momen ikoniknya terjadi di Final Liga Champions 2015 saat menghadapi Juventus. Rakitic mencetak gol pembuka dalam kemenangan 3-1 yang membuat Barcelona meraih treble kedua mereka. Nama Ivan Rakitic pun semakin abadi dalam buku sejarah klub.
Kenangan Manis di Sevilla
Rakitic kemudian mengungkap kisah manisnya bersama Sevilla, yang menjadi salah satu fase paling berkesan dalam hidupnya. Di sana, ia meraih trofi dan menemukan cinta sejatinya.
Bersama klub asal Andalusia itu, ia merasakan momen-momen luar biasa dalam karier profesional maupun pribadi. Ia menjadi kapten tim dan mencicipi gelar Eropa pertamanya.
“Begitulah cara saya tiba di Sevilla FC. Dan di sana, saya mengalami sesuatu yang berbeda. Anda memberi saya lebih banyak — Anda memberi saya rumah. Saya mendapat kehormatan menjadi kapten, mengangkat trofi Eropa pertama saya dan yang terpenting, di sanalah saya bertemu cinta dalam hidup saya.”
“Berkat Anda, saya menemukan pasangan saya, ibu dari putri-putri saya. Saya membangun keluarga saya. Dan tepat ketika kupikir aku telah menjalani semuanya, kau mengejutkanku lagi.”
Ivan Rakitic Resmi Gantung Sepatu di Usia nya 37 Tahun
Tanggal 7 Juli 2025, Rakitic mengumumkan pengunduran dirinya secara resmi dari sepak bola profesional. Dalam sebuah konferensi pers emosional di stadion Ramón Sánchez Pizjuán, ia mengucapkan terima kasih kepada semua klub, pelatih, rekan setim, dan tentu saja para penggemarnya di seluruh dunia.
“Ini adalah keputusan yang berat, tapi hati saya berkata ini saat yang tepat. Saya meninggalkan lapangan dengan kepala tegak dan hati penuh kenangan,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.
Warisan yang Tak Tergantikan
Tidak Sekadar Statistik
Lebih dari 800 penampilan profesional, lebih dari 100 gol, dan segudang assist bukanlah satu-satunya yang membuat Rakitic istimewa. Ia adalah pemain yang konsisten, disiplin, dan memiliki football IQ tinggi. Banyak pemain yang datang dan pergi, tapi hanya sedikit yang meninggalkan warisan sebagaimana ia lakukan.
Kontribusi di Timnas Kroasia
Di level internasional, Ivan Rakitic memainkan peran krusial dalam pencapaian Kroasia ke final Piala Dunia 2018. Bersama Luka Modric, ia menjadi duet lini tengah yang menakutkan dan berhasil menginspirasi dunia bahwa Kroasia adalah kekuatan nyata dalam sepak bola.
Kata-kata Perpisahan dari Dunia Sepak Bola
Ivan Rakitic membagikan kabar pensiunnya lewat akun Instagram pribadinya, @ivanrakitic. Dalam story yang diunggah, ia menuliskan pesan perpisahan panjang penuh kenangan.
Rakitic memulai cerita perpisahannya dengan mengenang awal kariernya di Swiss dan Jerman. “YANG TERSAYANG SEPAKBOLA,” tulis Rakitic membuka curahan hatinya.
“Anda telah menjadi bagian dari hidup saya sejak hari pertama. Dari lapangan Mohlin, kampung halaman saya di Swiss, hingga stadion terbesar di dunia, Anda selalu ada di sana.”
“Anda memberi saya kesempatan pertama di FC Basel. Saya masih kecil, tetapi Anda membuat saya percaya bahwa segala sesuatu mungkin terjadi. Dan itu baru permulaan.”
“Di Schalke 04, saya tumbuh bersama Anda. Itu adalah pertama kalinya saya jauh dari rumah, dan saya belajar menghadapi tantangan baru, budaya baru, dan pelajaran baru. Anda membuat saya lebih kuat, dan pertumbuhan itu membuka pintu baru.”
Rakitic Setelah Sepak Bola: Apa Selanjutnya?
Meski Ivan Rakitic resmi gantung sepatu di usia nya 37 tahun, bukan berarti kita akan sepenuhnya kehilangan sosoknya. Banyak spekulasi bahwa ia akan masuk ke dunia pelatihan atau menjadi pundit. Dengan wawasan taktis dan pengalaman di berbagai liga top Eropa, siapa yang tak ingin belajar dari sang maestro?
Kesimpulan: Ivan Rakitic Resmi Gantung Sepatu di Usia nya 37 Tahun
Mengakhiri karier di usia 37 tahun dengan penuh kebanggaan dan cinta dari penggemar bukanlah hal yang mudah. Tapi Ivan Rakitic melakukannya dengan elegan, sebagaimana ia selalu bermain di atas lapangan — tenang, cerdas, dan penuh dedikasi. Ivan Rakitic resmi gantung sepatu di usia nya 37 tahun, namun warisannya akan terus hidup di hati para penggemar sepak bola dunia.